Bukit Kelam, Wisata Kabupaten Sintang

Kabupaten Sintang merupakan salah satu daerah Tingkat II provinsi Kalimantan Barat yang mempunyai banyak tempat wisata Sintang yang populer. Bukit Kelam salah satu jadi wisata andalannya. Memiliki luas wilayah 32.279 km² dan berpenduduk sebesar ± 500.000 jiwa. Kepadatan penduduknya 16 jiwa/km2 yang terdiri dari multi etnis dengan mayoritas suku Dayak dan Melayu, serta ramai suku jawa jaman dulu yang mengikuti program transmigrasi ke Kalimantan Barat. Untuk menuju objek wisata Kabupaten Sintang pengunjung dapat menggunakan transportasi darat dan juga udara dari Pontianak. Lewat jalan darat pengunjung bisa menyewa Jasa rental mobil, menuju Sintang dari kota Pontianak  membutuhkan waktu ± 9 jam perjalanan, sedangkan melalui udara ±45 menit perjalanan.

Destinasi Wisata Kabupaten Sintang Kalimantan Barat, Bukit Kelam Jadi Andalan

Kabupaten Sintang juga memiliki banyak potensi obyek wisata, dan tidak kalah dengan kabupaten–kabupaten lain Kalimantan Barat. Oleh karena itu banyak destinasi wisata, dari wisata alam sampai wisata sejarah. Keadaan alamnya berpotensial sebagai tempat wisata juga terdapat beberapa objek wisata, antara lain panorama alam, gejala alam seperti; gua dan air terjun.

Bukit Kelam, Tempat Wisata Andalan Sintang

Bukit Kelam Sintang

Photo by Inakoran.com via bukitkelamsintang

Kawasan wisata Bukit Kelam berada pada wilayah Kecamatan Kelam Permai. Hutan wisata Bukit Kelam sangatlah luas. Wisata alam Bukit Kelam ini sendiri sekitar 520 hektare, terdapat banyak sekali keunikan dan kekayaan hayati, karena aksesnya nyaman dan dekat dari kota, bukit kelam jadi andalan wisata Kabupaten Sintang.

Potensi Sumber Daya Alam Bukit Kelam

Topografi; Pada umumnya kondisi lapangan TWA Gunung Kelam merupakan kawasan hutan datar, dan sebagian besar lainnya berupa lereng terjal batu. Sampai pada puncak Bukit Kelam tumbuh pohon dari famili Podocarpus. TWA Gunung Kelam memiliki tofografi berbukit-bukit, yang paling menonjol adalah Bukit Kelam, terdapat juga Bukit Keluit, dan Bukit Rantap, Bukit Kelam dengan ketinggian kurang lebih 936 m atas permukaan laut.

Iklim; Menurut Schmidt dan Ferguson TWA Gunung Kelam termasuk klasifikasi type A dengan curah hujan rata-rata per-tahun 263 mm dengan suhu udara minimum 22C, dan maksimum 32C dengan kelembaban antara 60-70%.

Flora; Keadaan vegetasi TWA Gunung Kelam antara lain Meranti (Shorea sp) Bangeris (Koompassia sp) Tengkawang (Dipterocarpus spp) Kebas-kebas (Podocarpusceae) Anggrek (Archidaceae) dan lain-lain.

Fauna; Beberapa jenis satwa antara lain Beruang madu (Heralctos mayalanus), Trenggiling (Manis javanica), Kelelawar (Hiropterophilie), Alap-alap (Acciptiter badios) dan lain-lain.

Pencapaian ke lokasi

Untuk mencapai lokasi TWA Gunung Kelam dapat melalui rute Sintang Bukit Kelam menggunakan jasa rental mobil atau motor dalam waktu tempuh 30-35 menit dari pusat kota Sintang. Bagi Anda yang tertarik untuk bertraveling ke Kabupaten Sintang dari kota Pontianak, Anda bisa mendapatkan informasi pada perusahaan rental-rental mobil Pontianak, tanpa harus repot-repot ke pusat informasi wisata.

Museum Dara Juanti Wisata Sintang

Museum Dara Juanti

Photo by Indonesia-tourism.com via museumdarajuanti

Museum ini dahulu sebagai Istana Kerajaan Sintang. Setelah renovasi pada tahun 1938 Istana ini jadi museum, terletak jalan Dara Juanti Rt.05/Rw.02 Sintang Kalimantan Barat Indonesia. Museum ini menyuguhkan tentang sejarah kerajaan Sintang dan memamerkan peninggalan dari raja-raja Sintang. Untuk menjangkau museum Kapuas Raya terdapat 2 alternatif transfortasi yaitu melalui jalur air dan jalur darat. Melalui jalur air kita dapat menggunakan transfortasi tradisional berupa perahu temple (sejenis sampan bermesin), waktu tempuh ± lebih 15 menit dari kota Sintang, sambil menikmati ke indahan sungai Kapuas.

Hutan Baning

Hutan Baning Sintang, wisata kabupaten sintang

Hutan Wisata Baning Sintang yaitu; Alam yang sangat original ini salah satu tempat wisata Sintang yang favorit, yang terletak tengah-tengah kota Sintang. Luasnya ±215 hektar, merupakan hutan tropis dengan tumbuh-tumbuhan puncak bak serumpun bunga, beribu-ribu macam pohon besar, beraneka macam anggrek, dan kantong semar. Hutan ini termasuk yang masih utuh. Hutan ini kaya dengan aneka ragam Flora, seperti : Bunga Kantong Semar dan Berbagai jenis Anggrek Hutan. Fauna, seperti : Kelasi  dan Berbagai jenis burung.

Bahkan mendapatkan kenyamanan udara segar bawah rindangnya dedaunan akan dapat dengan berjalan kaki dari ibukota Kabupaten.

  • Cara menjangkau : dari Pontianak jalur darat menggunakan rental mobil Pontianak
  • Nama objek : Hutan Wisata Baning.
  • Dijangkau dari : Tengah tengah kota Sintang.
  • Kendaraan : Kendaraan umum.
  • Fasilitas : Jembatan kayu membelah kawasan hutan.
  • Keterangan : Dapat dari semua jurusan dan 80 Km dari Kota Sintang.

Museum Kapuas Raya

Museum Kapuas Raya, Wisata Kabupaten Sintang

Photo by Pesonabumiborneo.wordpress.com

Museum Kapuas raya adalah salah satu obyek wisata ketika kita berkunjung ke Kabupaten Sintang Kalimantan barat. Museum ini terdapat beraneka benda sejarah dan hasil kerajinan masyarakat Borneo Barat, khususnya kabupaten Sintang.

Tempat ini terdiri dari ruang pamer dan ruang pendukung, seperti ruang pamer Sejarah Sintang,  ruang pamer Kebudayaan Sintang. Memuat keanekaragaman budaya hasil dari berbagai Ethnic Sintang. Ethnic yang banyak  ialah Dayak, Melayu, dan Tionghoa, serta terdapat juga ruang pamer tekstil yang memuat hasil tenun ikat Tradisional Dayak. Tenunan khas dayak ini seluruhnya menggunakan bahan alami yang mencirikan masyarakat Dayak yang selalu hidup berdampingan secara harmonis dengan alam.

Lokasi Museum Kapuas Raya Sintang berlokasi jalan Sintang Putusibau KM 14. Untuk menuju Museum Kapuas Raya kita dapat menggunakan kendaraan roda 2 maupun roda 4 dengan menumpuh jalur darat selama ±15 menit dari kota Sintang.

Istana Al-Mukarrammah Kesultanan Sintang

Istana Al-Mukarrammah Sintang

Photo by bombasticborneo via istanaalmukarrammahsintang

Istana Al Mukarrammah merupakan istana peninggalan Kerajaan Sintang yang dibangun pada tahun 1839. Pada awalnya Kerajaan Sintang adalah Kerajaan Hindu yang kemudian beralih menjadi Kerajaan Islam. Setelah Kerajaan Sintang menganut agama Islam, terutama pada masa pemerintahan Raden Abdul Bachri Danu Perdana, maka dibangunlah gedung istana yang baru dengan nama Istana Al Mukarrammah. Istana ini dibangun pada tahun 1937 oleh seorang arsitek Belanda.

Taman Kedah Tempunak

Taman Kedah Tempunak Sintang

Photo by wisatadaerahkalbar.blogspot.com via tamankedahtempunaksintang

Dengan biaya masuk Rp;12.000 pengunjung langsung dimanjakan oleh pemandangan indah yang menyegarkan mata. Selanjutnya tempat wisata ini menyuguhkan keindahan hamparan rumput dan taman bunga bertema panorama kedah de’ Avilla Village dengan tenangnya air telaga menjadi ciri khas pemandangannya. Menuju perjalanan 40-50 menit jika berangkat dari pusat kota Kabupaten dengan alamat diJalan Penyangkak-Tempunak No.28, Tempunak Kapuas, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang.

Rumah Betang Ensaid Panjang

Rumah Betang Ensaid Panjang

Bangunan rumah betang ini menggunakan bahan yang hampir semuanya terbuat dari alam, selanjutnya dengan desainnya yang sederhana serta corak yang menampilkan nuasa alam, penghuni Rumah Betang Ensaid Panjang ini sekarang adalah suku Induk Iban, Kini jumlah penghuninya terdiri 85 orang dengan 20 keluarga. Berukuran panjang kurang lebih 118 meter, lebar 17 meter, tingginya 11 meter, dan tongkat panggung dari lantai sekitar 2 meter. Banyak pengunjung datang menginap atau untuk sekedar melihat kehidupan keseharian suku iban ini dan mendokumentasikannya.

Komentar