Dampak covid-19 terhadap ekonomi rental mobil lesu

Seluruh dunia tahu bahwa pandemi Covid-19 sekarang ini mengubah manusia, baik secara mental, fisik, dan materi. Kehidupan manusia menjadi terguncang hebat, Dampak covid-19 di Pontianak terhadap rental mobil dan perekonomian bisnis seputarnya ambruk dan melemah.

Rental mobil pontianak lesu saat wabah covid-19

Mengetahui Apa Itu Virus Covid-19

Sedikit kita ketahui tentang virus ini, Coronavirus adalah suatu kelompok virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia. Beberapa jenis coronavirus diketahui menyebabkan infeksi saluran nafas pada manusia mulai dari batuk pilek hingga yang lebih serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Coronavirus jenis baru yang ditemukan menyebabkan penyakit Covid-19. Nahh.! Covid-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis coronavirus yang baru ditemukan. Virus baru dan penyakit yang disebabkannya ini tidak dikenal sebelum mulainya wabah di Wuhan, Tiongkok, bulan Desember 2019. Covid-19 ini sekarang menjadi sebuah pandemi yang terjadi di banyak negara di seluruh dunia. Berdasarkan data per 5 Mei 2020 dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, total jumlah penderita positif corona di Indonesia mencapai 12.071 orang.  Jumlah penderita terbanyak ada di Amerika Serikat, Spanyol, Italia, Inggris dan Perancis.

Ekonomi Melemah Karena Wabah Covid-19

Dampak wabah virus Corona tidak hanya merugikan sisi kesehatan tetapi juga mempengaruhi perekonomian negara-negara di seluruh dunia, tak terkecuali Pontianak, Indonesia. Ekonomi global dipastikan melambat, menyusul penetapan dari WHO yang menyebutkan wabah Corona (covid-19) sebagai pandemi yang mempengaruhi dunia usaha, salah satunya usaha rental mobil. Pemerintah mencoba melakukan berbagai upaya untuk menekan dampak virus Corona terhadap industri.

Dampak dari Pandemi Terhadap Perekonomian, Rental Mobil Lesu Saat Wabah Covid-19, Serta Bentuk Kebijakan Pemerintah

Industri, Perusahaan manufaktur otomotif di bawah tekanan besar karena ketergantungan mereka pada rantai pasokan global sehingga menghambat proses produksi. Banyak lagi industri sedang dan jasa kena dampak.

Sistem pengurangan kepadatan karyawan dengan cara dua pekan kerja dan dua pekan libur guna mengurangi penyebaran virus corona, tentu hal ini berdampak pada menurunnya produksi sehingga perusahaan bisa mengalami kerugian yang berujung PHK.

Nilai tukar dollar AS meningkat, Masalah ini disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah turunnya ekonomi negara China sehingga negara Indonesia terkena imbasnya karena keuangan negara kita masih banyak bergantung terhadap negara China yang merupakan lawan perang dagang AS-China yang masih panas.

Sektor pariwisata dan penerbangan yang sepi penumpang dikarenakan adanya kebijakan social distancing, serta ritel non makanan yang sepi pengunjung. Sektor inilah yang sangat berdampak pada usaha rental mobil di Pontianak.

Dari dampak negatif yang ditimbulkan oleh wabah ini ternyata ada sisi baiknya, yaitu pertama meningkatnya daya beli barang lokal dikarenakan pemerintah sudah melarang barang import selama wabah ini masih berlangsung. Kedua, polusi udara menurun akibat kurangnya kendaraan yang disebabkan oleh social distancing.

Kebijakan Pemerintah dan Plus Minus Terkait Pandemi Covid-19 Terhadap Usaha Rental Mobil Lesu dan Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (UMKM)

Sosial distancing (Pembatasan sosial), adalah serangkaian tindakan pengendalian infeksi yang dimaksudkan untuk menghentikan atau memperlambat penyebaran penyakit menular. Sehingga dapat meminimalkan penularan penyakit, contohnya seperti; Penutupan sekolah, tempat kerja, isolasi, karantina, menutup atau membatasi transportasi umum. Kebijakan inilah penyebab usaha jasa rental mobil menurun drastis omsetnya.

Pajak penghasilan ditanggung pemerintah.

Kelonggaran membayar kredit, Kebijakan Pemerintah memberikan sejumlah insentif untuk kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di antaranya kelonggaran membayar kredit hingga satu tahun. ketentuan itu hanya bisa dinikmati oleh UMKM dengan kredit di bawah Rp10 miliar. Kelonggaran kredit juga akan diberikan kepada tukang ojek dan sopir taksi. Kelonggaran pinjaman tersebut juga telah mendapat persetujuan dari Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Subsidi Listrik Merupakan kebijakan keringanan biaya listrik kepada pelanggan PLN di tengah pandemi virus corona. Kebijakan tersebut sudah mulai diberlakukan sejak 1 April, Kebijakan ini diperuntukkan bagi rakyat miskin.

Restrukturisasi, Pandemi virus corona memukul berbagai dunia usaha dan membuat banyak debitur bank mulai kesulitan membayar cicilan. Perbankan pun mulai gencar melakukan restrukturisasi kredit, memberi keringanan bagi nasabah biar tidak berubah jadi kredit bermasalah.

Apakah Anda salah satu kreditur yang berdampak.? Program itu berupa penundaan angsuran pokok. “Tapi buat mereka yang sudah mepet cashflow-nya ini membantu” Setidaknya mereka bisa bernafas dengan hanya bayar bunga atau administrasi.

restrukturisasi kredit bagi nasabah perseroan yang terdampak Covid-19 ditawarkan dalam beberapa skema. Ada penundaan pembayaran bunga, perpanjangan tenor, penurunan bunga, penundaan pembayaran cicilan, dan lain-lain.Skema-skema itu pada dasarnya memberikan keringanan kepada nasabah selama 12 bulan ke depan sesuai aturan OJK.

Dengan adanya restrukturisasi para usaha penyewaan mobil juga mendapatkan kelonggaran dalam membayar cicilan mobil, walaupun skema yang berbeda di tawarkan oleh pihak finace dengan jangka waktu tiga sampai enam bulan saja pada akhirnya menekan pembiayaan kredit mobil kami, seperti penambahan tenor dan jumlahnya.

Komentar